Langsung ke konten utama

Laporan Kegiatan Forum Jasa Konstruksi Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Kegiatan diskusi panel Forum Jasa Konstruksi tingkat Provinsi Kalbar diberi tema “Penyelenggaraan Investasi Infrastruktur Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU)”. Dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 27 Oktober 2016 dan bertempat di Hotel Mercure, Pontianak.

Berikut adalah rangkuman pemaparan dari panelis yang masing-masing mewakili instansi terkait, pendukung kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha.
DPRD Provinsi Kalbar (Thomas Eleksander)
DPRD provinsi kalbar memandang hubungan kerjasama antara pihak pemerintah dan swasta adalah sebuah kemitraan dan setara. Artinya tidak saling membawahi, bukan lawan ataupun pesaing. Hal ini tercermin dengan adanya kebijakan daerah berupa PERDA (Peraturan Daerah).
Bapak Thomas Aleksander menyampaikan Pemaparan


Komisi IV DPRD Kalbar yang membidangi PU, memberi masukan-masukan saran dan pendapat terhadap Program Kegiatan yg akan dilaksanakan oleh PU. Melakukan Evaluasi dan Follow up terhadap Program PU yang sedang berjalan, kemudian  sejauh mana serapan anggaran dan kualitas pekerjaan serta ketepatan waktu pengerjaan.

Kementrian PUPR (Pak Putut)
Pembangunan infrastruktur tak lepas dari kebutuhan anggaran. Pada dasarnya pemerintah lewat kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) mengharapkan dan mengajak eksekutif  yang ada di daerah (Pemda) untuk ikut peran serta aktif dalam menyelenggarakan pembangunan fisik di daerah. Tanpa harus fokus pada anggaran daerah. Salah satu cara untuk mengatasi masalah anggaran adalah dengan melakukan kerja sama dengan pihak badan usaha yang disebut sebagai KPBU.  

Kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) adalah kerjasama antara pemerintah dan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur untuk kepentingan umum dengan mengacu pada spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh menteri/kepala lembaga/kepala daerah/BUMN/BUMD, yang sebagian atau seluruhnya menggunakan sumber daya badan usaha dengan memperhatikan pembagian risiko diantara para pihak.

Hal itu tertuang di dalam Perpres No. 38 Tahun 2015 dan Permen PU No. 15 Tahun 2015.
Pihak Kementrian PUPR sangat mendorong, memprovokasi dan mengajak pemerintah daerah untuk gencar meng-create project dengan skema KPBU ini.

PT. SMI (Sarana Multi Infrastruktur)
Salah satu strategy jitu untuk meningkatkan daya tarik ke pihak swasta agar mau berinvestasi atau melakukan kerja sama dengan pihak pemerintah daerah, yaitu pemerintah daerah melakukan promosi, sehingga potensi-potensi yang ada di daerah bisa terbaca oleh khalayak ramai dan menjadi ketertarikan tersendiri bagi pihak swasta untuk mengembangkannya. 


PT. SMI sebagai salah satu BUMN dalam kaitan KPBU ini, membantu BUMD atau Pemerintah Daerah dalam hal pinjaman dana yang hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No 153 Tahun 2015 Pasal 6 (alur proses pinjaman daerah).

Selain itu, diharapkan juga dari dinas yang berhubungan dengan perizinan di daerah, juga ikut membantu dalam kelancara pengurusan perizinan. Karena perizinan adalah bagian dari pintu gerbang mekanisme pembangunan di Indonesia. Tanpa adanya pengelolaan perizinan yang baik dan profesional, maka pembangunan di daerah juga akan terhambat.

Bappeda Provinsi Kalbar (Yuslinda)
Bappeda provinsi Kalimantan Barat juga berperan serta kuat dalam skema kerja sama pemerintah dan badan usaha. Bappeda Provinsi Kalimantan barat dalam hal ini memberikan gambaran-gambaran atau konsep pembangunan di Kalimantan Barat. Hal ini terlihat dari planning besar pembangunan infrastruktur jaringan jalan tol di pinggir batas provinsi kalimantan Barat. Selain itu juga, Bappeda merancang dan ikut mempromosikan pembangunan pelabuhan-pelabuhan  sehingga memberikan informasi peluang usaha pada badan usaha untuk masuk dan mau berinvestasi di daerah.

Bappeda provinsi juga menerima masukan-masukan dari daerah maupun pihak universitas. Masukan itu bisa berupa inovasi, hasil penelitian dan lain-lain, yang bisa diterapkan pada suatu daerah, sehingga perencanaan tidak berhenti. Dan diharapkan rencana-rencana dari masukan itu bisa direalisasikan. Sehingga bisa menjadi project daerah yang lebih besar dan dimanfaatkan oleh daerah.
Masih terbatasnya kuantitas dan kualitas infrastruktur yang baik, masih rendahnya alokasi dana baik APBD maupun APBN dan terbatasnya keterlibatan swasta dalam pembangunan infrastruktur sehingga memberikan peluang atau prioritas strategis untuk melaksanakan kerjasama pemerintah dan Badan Usaha.

Kesimpulan
Dalam pembangunan infrastruktur, semua stakeholder sangat diharapkan untuk ikut serta. Baik itu pihak pemerintah maupun badan usaha. Oleh karena itu, harus ada kerja sama antara pihak Pemerintah dan badan usaha yang disebut sebagai Skema KPBU (Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha). Hal inilah yang sedang didorong untuk di implementasikan di daerah-daerah yang masih jauh ketinggalan dalam hal pembangunan infrastruktur.

Saran
Pemerintah daerah diharapkan berperan serta lebih giat lagi dalam kegiatan kejasama pemerintah dengan badan usaha dengan melakukan promosi kekayaan sumber daya daerah masing-masing, sehingga ada daya tarik bagi pihak badan usaha untuk melakukan investasi di daerahnya. Selain itu, pemda harus mencari stretegy baru, langkah praktis dan implementasinya di lapangan sehingga tidak tertinggal dengan daerah mapun negara lain. Karena jika hanya mencontoh, akan kesulitan untuk mengejar apalagi menyaingi. Salah satu langkahnya adalah dengan melakukan KPBU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan2 Ke Pulau Penibung

Hari Sabtu yang lalu kami sekeluarga jalan-jalan ke Pulau Penibung, Mempawah. kesini adalah yang pertama alias perdana. Anak-anak begitu antusias datang ke sini. apalagi najwa, dia pengen sekali berenang katanya, hahaha

dari Mempawah bisa lewat mangrove park, samping makam pahlawan Mempawah. hanya 15.000 ongkos nyebrangnya per orang.

Berikut ini adalah Video cuplikannya:


Dan dibawah sedikit foto dokumentasinya



Ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta

Diajak jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ama bonyok, sayang kalau dilewatkan begitu saja moment2 nya. walo sebenarnya masih agak capek sih..


Peninjauan Lapangan IMB

Hari ini melakukan peninjauan lapangan, ke beberapa lokasi, diantaranya ke Perumahan di Antibar, Mempawah Timur, Ruko di desa Galang, Sungai Pinyuh, dan Rumah Tempat TInggal, di Seliung Dalam, Sungai Pinyuh.

Mengikuti Kegiatan Forum PTSP Sekalbar di Kubu Raya

Hari ini mengukuti Kegiatan Forum PTSP sekalbar di Kubur Raya








Santai di DEPARK Cafe Mempawah

Suasanya sudah mulai lengang, kala itu jam ditangan sudah menunjukkan pukul 21 lewat. Janji buat ketemuan bersama edi dan adhmi saya kelawatan. yang awalnya pengen jam 8 habis taraweh, karena keasyikan dirumah. Okey, yang namanya janji, yah harus ditepati. jangan dibiasakan untuk tidak menepati janji. iya kan? Selain sebagai inisiator dalam pertemuan itu, saya ndak mau dong dianggap ajakan "ngumpul" di facebooknya edi cuman sebagai isapan jempol belaka :) gengsi dong. apalagi si bos adhmi menyetujui. apalagi.. kesempatan di traktir minum milo nggak datang dua kali. 
Nanya ke adhmi, "enaknya ketemu di mana?", dia jawab "ke depark cafe aja bang". Nah, kebetulan saya baru denger nih nama itu. saya penasaran kan, lalu saya tanya balik ke adhmi lewat BBM, "di mana sih depark cafe itu", tak lama dia jawab "di depan SMP N 1 bang". Tak lama setelah membaca balasan BBM dari adhmi saya bergegas ganti celana jeans dan pakai jaket dan segera melu…