Ketika Sebuah Jawaban Dianggap Salah, dan Publik Memilih Bersuara

Hari itu istri saya memberi tahu bahwa ada sebuah postingan di Instagram resmi SMA Negeri 1 Pontianak tentang seorang siswi yang dianggap salah oleh juri dalam sebuah lomba cerdas cermat. Padahal, jika diperhatikan, jawabannya terdengar sama persis dengan peserta lain yang justru dinyatakan benar. Postingan tersebut dapat dilihat pada akun Instagram resmi sekolah di: Instagram SMA Negeri 1 Pontianak Awalnya saya tidak terlalu menghiraukan postingan itu. Saya menganggap hal seperti ini mungkin saja terjadi dalam sebuah perlombaan. Bisa jadi juri salah mendengar di awal jawaban, ada faktor kelelahan, kurang fokus, atau hal-hal lain yang memang tidak terlihat oleh penonton ketika perlombaan berlangsung.

Reuni Akbar STMIK Pontianak 2016

Tadi malam saya ikut menghadiri acara Reuni Akbar STMIK Pontianak angkatan 1991 sampai 2015. Pelaksanaan acara di Hotel Kapuas Palace Pontianak dengan tema "Back To Memories". Senang sekali bisa bertemu bapak Sandy Kosasih, Ketua STMIK dan lain-lain yang tak dapat saya sebut satu persatu.
Acara berlangsung meriah. Banyak sekali hiburan-hiburan yang ditampilkan. mulai dari tarian pembuka, menyanyikan Hyme dan Mars STMIK Pontianak, kata sambutan, cerita kenangan yang diwakilkan abang alumni angkatan 92, bagi-bagi dorprice belanja sampai ke goyang dangdut beramai-ramai.
Dan saya cukup menyayangkan dari angkatan TI 2001 hanya 3 orang saja yang datang :( tapi tidak mengapa, itu tidak mengurangi kehangatan yang ada. Akhirnya bisa bertemu kembali setelah 11 tahun kami tidak bertemu.

Najwa dan Orlyn juga saya bawa ke acara tersebut. :)
Benny dan Irfan, Selesai Santap Malam
 
Deklarasi Alumni STMIK Pontianak

Penyerahan Plakat

Fotobooth Bersama Istri

Foto Bareng bersama Angkatan 2001 yang hadir tadi malam

Ini Pak Yan, salah satu abdi Kampus

Akhir kata dari saya untuk acara tadi malam, Keren!! Kalian Luar Biasa.

Komentar