Kalau minggu lalu hanya saya dan Muzkha yang bermain Mini4WD di Agus Tamiya, Sabtu kali ini suasananya sedikit berbeda. Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan, kami kedatangan teman-teman baru, bocil-bocil di sekitar gang yang rupanya penasaran dengan suara khas mobil Tamiya yang sedang kami mainkan.
Awalnya memang hanya saya dan Muzkha. Kami asyik dengan mobil-mobil Mini4WD kami masing-masing. Suara motor yang meraung dan roda yang berputar di lintasan rupanya cukup menarik perhatian. Satu per satu anak mulai berdatangan.
![]() |
| Muzkha Nofrenda bersama teman barunya |
Mereka mendekat dengan wajah penuh rasa penasaran, tetapi masih terlihat malu-malu. Ada yang celingukan, ada yang hanya berdiri memperhatikan dari kejauhan. Mungkin mereka ingin ikut bermain, tetapi masih sungkan untuk mendekat.
![]() |
| Menuju ke Lokasi Track Agus Tamiya |
Melihat itu, saya pun memanggil mereka.
"Sini... jangan malu-malu. Ayo, mendekat. Kita main Tamiya sama-sama."
Pelan-pelan mereka mulai mendekat. Setelah suasana mencair, saya sempat menyuguhkan air minum botolan kepada tujuh bocil yang datang. Melihat antusiasme mereka yang semakin besar, saya kemudian meminjamkan beberapa mobil Tamiya untuk mereka mainkan bersama.
![]() |
| Kotak Tamiya |
Dan sejak saat itu, suasana berubah menjadi jauh lebih ramai.
Ada yang sibuk memilih mobil. Ada yang memperhatikan bagaimana mobil dipasang di lintasan. Ada yang tertawa ketika mobilnya melaju kencang, dan ada pula yang heboh ketika mobil keluar lintasan. Sederhana sekali, tetapi terlihat begitu menyenangkan.
Duh... melihat mereka bermain seperti itu, hati saya ikut bahagia.
Tawa mereka lepas. Tidak ada beban. Tidak ada yang memikirkan menang atau kalah. Yang penting mobil bisa melaju, berputar di lintasan, dan bisa dimainkan bersama teman-teman.
Entah kenapa, suasana itu membawa saya kembali ke puluhan tahun silam.
Saya seperti melihat diri saya sendiri ketika masih SMP.
Dulu, Tamiya juga sesederhana itu. Yang dicari bukan selalu kecepatan, bukan pula setting yang rumit. Kadang cukup punya sebuah mobil, memasangnya di lintasan, lalu berkumpul bersama teman-teman. Dari sana muncul cerita, persahabatan, tawa, dan kenangan yang ternyata bisa bertahan begitu lama.
Mungkin itulah salah satu hal yang saya sukai dari Mini4WD.
Mobilnya memang kecil, tetapi kenangan yang dibawanya bisa sangat besar.
Hari itu saya bukan hanya bermain Tamiya bersama Muzkha. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk berbagi sedikit kebahagiaan dengan anak-anak di sekitar kami. Melihat wajah mereka yang antusias dan tawa mereka yang lepas, rasanya sudah cukup menjadi alasan mengapa Sabtu itu terasa istimewa.
Terima kasih, teman-teman kecil, sudah menemani saya dan Muzkha bermain Mini4WD.
Semoga minggu depan kita bisa bertemu lagi.
Dan tentu saja...
jangan lupa, kita main Tamiya lagi! 🏁🏎️





Komentar
Posting Komentar
Jangan ragu2 untuk komen apa saja. sebab komentar dan feedback dari kamu akan membuat semangat saya untuk menulis lagi :)