Langsung ke konten utama

Mengolah Kembali Content Dengan Style Sendiri

Awalnya saya bingung mau buat judulnya apa. Intinya saya melihat fenomena bahwa banyak orang yang membuat artikel di blognya dengan hal-hal yang menarik (niche), namun bukan dari ide yang original. Mereka mengolah kembali content yang sudah ada, dikarenakan sudah menjadi trend dan banyak penggemarnya. Ide-ide awal itu sebenarnya sudah ada di halaman atau web lain, tapi mungkin tidak SEO oriented atau mungkin tidak dikelola dengan profesional. Contoh kasus yang belakangan marak yaitu orang ramai yang mempublish soal "Om Telolet Om".

Dan masih banyak juga saya melihat kasus-kasus lain yang marak seperti itu.

Dan saya pun sebenarnya ingin sekali berlaku hal yang sama. Ada ide untuk membuat postingan-postingan niche atau hal-hal yang umum dicari orang. Misal dengan judul " 7 Handphone yang bannyak dicari orang pada tahun 2016". apakah itu baik dan boleh..? mengolah kembali dari yang sebenarnya sudah ada di jagat maya.

Hmm... buat atau tidak yah..? kalau melihat perkembangan kedepannya, kayaknya memang harus dibuat juga. minimal untuk mendapatkan traffic dari pengunjung dan hasil analisa SEO dan kepercayaan dari sebuah search Engine. Baiklah jika demikian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan2 Ke Pulau Penibung

Hari Sabtu yang lalu kami sekeluarga jalan-jalan ke Pulau Penibung, Mempawah. kesini adalah yang pertama alias perdana. Anak-anak begitu antusias datang ke sini. apalagi najwa, dia pengen sekali berenang katanya, hahaha

dari Mempawah bisa lewat mangrove park, samping makam pahlawan Mempawah. hanya 15.000 ongkos nyebrangnya per orang.

Berikut ini adalah Video cuplikannya:


Dan dibawah sedikit foto dokumentasinya



Jalan ke Water Park Paradise Qubu Resort, Kubu Raya

Laporan Kegiatan Forum Jasa Konstruksi Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Kegiatan diskusi panel Forum Jasa Konstruksi tingkat Provinsi Kalbar diberi tema “Penyelenggaraan Investasi Infrastruktur Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU)”. Dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 27 Oktober 2016 dan bertempat di Hotel Mercure, Pontianak.
Berikut adalah rangkuman pemaparan dari panelis yang masing-masing mewakili instansi terkait, pendukung kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha.
DPRD Provinsi Kalbar (Thomas Eleksander)
DPRD provinsi kalbar memandang hubungan kerjasama antara pihak pemerintah dan swasta adalah sebuah kemitraan dan setara. Artinya tidak saling membawahi, bukan lawan ataupun pesaing. Hal ini tercermin dengan adanya kebijakan daerah berupa PERDA (Peraturan Daerah).