Minggu, 12 April 2026, saya bersama keluarga mencoba salah satu tempat makan yang baru buka di Mempawah: Seblak Mami. Lokasinya cukup mudah dijangkau, tidak jauh dari pusat aktivitas warga.
🌶️ Rasa & Aroma
Sejak mangkuk pertama disajikan, aroma kencur langsung terasa kuat dan segar—ciri khas seblak yang autentik. Kuahnya punya keseimbangan yang pas antara gurih kaldu dan pedas cabai asli (bukan sekadar pedas dari bubuk instan).
Saya memilih level pedas sedang, dan hasilnya: pedasnya terasa “nendang”, tapi tidak menghilangkan karakter bumbunya.
🍜 Tekstur & Isian
Tekstur jadi salah satu keunggulan di sini:
- Kerupuk dimasak pas—kenyal (chewy) tapi tidak lembek
- Batagor kering dan siomay masih ada sensasi crunchy di awal gigitan
- Telur orak-arik menyatu dengan kuah, memberi efek sedikit kental dan creamy
Kombinasi ini bikin setiap suapan terasa berlapis, tidak monoton.
🍲 Tampilan & Porsi
Disajikan panas dalam mangkuk cukup besar, dengan warna kuah merah cabai yang menggugah selera.
Dengan harga Rp15.000, porsinya tergolong mengenyangkan dan tidak pelit isian.
💰 Value for Money
Ini yang paling terasa:
Topingnya variatif—mulai dari sosis, bakso, hingga makaroni—dan semuanya terasa “niat”, bukan sekadar pelengkap.
Untuk harga segitu, kualitas rasa dan porsinya jelas di atas ekspektasi.
⭐ Kesimpulan
Seblak Mami cocok untuk pecinta pedas yang tetap mencari rasa rempah yang kuat dan seimbang, bukan sekadar pedas semata.
Rating: 4.5 / 5
Lokasi:

Komentar
Posting Komentar
Jangan ragu2 untuk komen apa saja. sebab komentar dan feedback dari kamu akan membuat semangat saya untuk menulis lagi :)