Mempawah, 6 Mei 2026 – Dinas Penanaman Modal, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMKUKMPTSP) Kabupaten Mempawah menerima sebanyak 11 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalimantan Barat untuk melaksanakan kegiatan praktikum di lingkungan kerja DPMKUKMPTSP.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran berbasis praktik yang dilaksanakan oleh IPDN Kampus Kalimantan Barat dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan praja di bidang pemerintahan, pelayanan publik, serta penerapan sistem elektronik pelayanan publik.
Dalam pelaksanaan praktikum tersebut, para praja akan mempelajari berbagai aspek pelayanan perizinan berbasis elektronik, khususnya implementasi sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) yang saat ini menjadi tulang punggung pelayanan perizinan berusaha di Indonesia.
Adapun 11 praja IPDN yang melaksanakan praktikum di DPMKUKMPTSP Kabupaten Mempawah berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu:
- Arya Ashfana Ritonga (Sumatera Utara)
- M. Raihan Fharel Adrian (Sulawesi Tenggara)
- Lovina Elvia Ramadhani (Sumatera Barat)
- Nur Hafifah Baraweri (Papua Barat)
- Anugerah Jaya Putra Saldi (Lampung)
- Ahmad Auliansyah Putra (Lampung)
- Annisa Dwi Putri Rifanto (Sumatera Barat)
- Muh. Faiz Fahrul Marady (Sulawesi Selatan)
- Elia Luis Mandowen (Papua Barat)
- Nazriel Rizky Pranaja (Jawa Timur)
- Noris Bisara Manurung (Bangka Belitung)
Keberadaan para praja ini diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dunia akademik dengan praktik pemerintahan di daerah, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan berbasis risiko.
Melalui kegiatan ini, para praja tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai OSS RBA, tetapi juga dapat melihat secara langsung dinamika pelayanan publik, proses verifikasi perizinan, koordinasi lintas sektor, hingga penerapan prinsip kehati-hatian dalam pelayanan perizinan berusaha.
DPMKUKMPTSP Kabupaten Mempawah menyambut baik kegiatan praktikum tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencetak aparatur pemerintahan yang adaptif, profesional, dan memahami transformasi digital pelayanan publik di era modern.



Komentar
Posting Komentar
Jangan ragu2 untuk komen apa saja. sebab komentar dan feedback dari kamu akan membuat semangat saya untuk menulis lagi :)