Mempawah, Selasa, 12 Mei 2026 — Setelah sebelumnya menerima kunjungan dari DPMPTSP Kabupaten Kubu Raya terkait studi tiru persiapan pelaksanaan MPP Digital Nasional, hari ini kami kembali kedatangan tamu dari DPMPTSP Kabupaten Kapuas Hulu. Kali ini, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi tiru pelaksanaan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Mempawah.
![]() |
| Suasana Pertemuan |
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Acara dibuka oleh MC, Kurniadi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan diskusi yang dipimpin langsung oleh Kepala DPMKUKMPTSP Kabupaten Mempawah, Rudi, yang duduk berdampingan bersama Kepala DPMPTSP Kabupaten Kapuas Hulu, Didik Widiyanto.
Sejak awal pertemuan, suasana terasa cair dan akrab. Rupanya, Pak Didik merupakan kakak tingkat Pak Rudi semasa pendidikan kedinasan dahulu. Saya sendiri juga sempat menyapa Pak Didik karena merasa pernah bertemu dengannya di Jakarta pada tahun 2021, saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional OSS. Pertemuan kembali setelah beberapa tahun itu menambah hangat suasana diskusi pagi hari.
Selain Tim Percepatan Pembangunan MPP Kapuas Hulu, juga hadir bersama kami dari BPJS dan Imigrasi yang diharapkan dapat memberikan review dan masukan.
Dalam paparannya mengenai pelaksanaan MPP di Kabupaten Mempawah, Pak Rudi menyampaikan bahwa secara regulasi, dasar pelaksanaan MPP di seluruh Indonesia pada dasarnya sama. Namun, yang membedakan adalah bagaimana setiap daerah menerjemahkan konsep tersebut ke dalam praktik pelayanan sehari-hari.
Beliau menyampaikan:
“Kalau dari segi aturan sebagai dasar pelaksanaan MPP, semuanya pasti sama di seluruh Indonesia. Jadi, dalam kesempatan ini tentulah pengalaman kami yang bisa dijadikan bahan kajian bagi teman-teman di Kapuas Hulu.”
Lebih lanjut, Pak Rudi menekankan bahwa inti dari Mal Pelayanan Publik bukan sekadar gedung atau kumpulan loket pelayanan, melainkan bagaimana pemerintah daerah menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Inti dari MPP adalah bagaimana pemerintah daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat umum. Ini adalah wajah pemerintah. Jika pelayanan publik melalui MPP ini buruk, maka buruk juga citra pemerintah daerahnya.”
Pernyataan tersebut terasa sangat tepat. Sebab pada akhirnya, masyarakat tidak melihat rumitnya struktur birokrasi di balik pelayanan. Yang mereka lihat hanyalah: apakah mereka dilayani dengan baik atau tidak.
![]() |
| Sesi Tanya Jawab |
Setelah pemaparan singkat mengenai pelaksanaan MPP Mempawah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Di awal sesi, Pak Didik menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh jajaran DPMKUKMPTSP Kabupaten Mempawah.
Namun suasana serius itu mendadak pecah oleh kelakar beliau.
“Kami sudah pesan ke tim percepatan kami, kasih pertanyaan ke teman-teman MPP Mempawah sampai mereka tidak bisa menjawab.”
Ucapan tersebut langsung disambut gelak tawa seluruh peserta rapat. Suasana pun menjadi semakin cair, tanpa sekat formalitas yang berlebihan.
Diskusi kemudian bergulir cukup aktif. Berbagai pertanyaan mengenai pengelolaan tenant, koordinasi lintas instansi, sistem pelayanan, hingga tantangan operasional MPP dibahas secara terbuka dan santai.
Menjelang akhir sesi, Pak Rudi pun membalas candaan Pak Didik dengan nada yang tak kalah ringan:
“Kami akan jawab pertanyaannya sampai teman-teman Kapuas Hulu tak bise balek.”
Sekali lagi, seluruh ruangan pun dipenuhi tawa. Candaan sederhana itu justru memperlihatkan eratnya hubungan antarsesama penyelenggara pelayanan publik di daerah.
![]() |
| Selfie bersama Ibu Sundari Kapuas Hulu |
![]() |
| Suasana Kunjungan Ke Tenant |
Setelah sesi diskusi selesai, rombongan DPMPTSP Kabupaten Kapuas Hulu diajak berkeliling untuk melihat langsung tenant-tenant pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Mempawah. Kunjungan lapangan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan berjalan, bagaimana tenant berkoordinasi, serta bagaimana suasana pelayanan di MPP sehari-hari.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata sebagai tanda kenang-kenangan dan simbol persahabatan antar daerah.
![]() |
| Penyerahan Cinderamata |
Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 12 siang. Kami pun menikmati makan siang sederhana bersama-sama dalam suasana penuh keakraban. Setelah itu, satu per satu peserta saling bersalaman dan berpamitan untuk kembali melanjutkan aktivitas masing-masing.
Sebuah pertemuan singkat, namun meninggalkan kesan hangat tentang semangat bersama dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik.






Komentar
Posting Komentar
Jangan ragu2 untuk komen apa saja. sebab komentar dan feedback dari kamu akan membuat semangat saya untuk menulis lagi :)