Ketika Sebuah Jawaban Dianggap Salah, dan Publik Memilih Bersuara

Hari itu istri saya memberi tahu bahwa ada sebuah postingan di Instagram resmi SMA Negeri 1 Pontianak tentang seorang siswi yang dianggap salah oleh juri dalam sebuah lomba cerdas cermat. Padahal, jika diperhatikan, jawabannya terdengar sama persis dengan peserta lain yang justru dinyatakan benar. Postingan tersebut dapat dilihat pada akun Instagram resmi sekolah di: Instagram SMA Negeri 1 Pontianak Awalnya saya tidak terlalu menghiraukan postingan itu. Saya menganggap hal seperti ini mungkin saja terjadi dalam sebuah perlombaan. Bisa jadi juri salah mendengar di awal jawaban, ada faktor kelelahan, kurang fokus, atau hal-hal lain yang memang tidak terlihat oleh penonton ketika perlombaan berlangsung.

Santai di DEPARK Cafe Mempawah

Suasanya sudah mulai lengang, kala itu jam ditangan sudah menunjukkan pukul 21 lewat. Janji buat ketemuan bersama edi dan adhmi saya kelawatan. yang awalnya pengen jam 8 habis taraweh, karena keasyikan dirumah. Okey, yang namanya janji, yah harus ditepati. jangan dibiasakan untuk tidak menepati janji. iya kan? Selain sebagai inisiator dalam pertemuan itu, saya ndak mau dong dianggap ajakan "ngumpul" di facebooknya edi cuman sebagai isapan jempol belaka :) gengsi dong. apalagi si bos adhmi menyetujui. apalagi.. kesempatan di traktir minum milo nggak datang dua kali. 

Nanya ke adhmi, "enaknya ketemu di mana?", dia jawab "ke depark cafe aja bang". Nah, kebetulan saya baru denger nih nama itu. saya penasaran kan, lalu saya tanya balik ke adhmi lewat BBM, "di mana sih depark cafe itu", tak lama dia jawab "di depan SMP N 1 bang". Tak lama setelah membaca balasan BBM dari adhmi saya bergegas ganti celana jeans dan pakai jaket dan segera meluncur ke lokasi yang dikasih tahu adhmi tadi dengan motor Yamaha Vixion.

Sampai dilokasi ternyata tempatnya asyik banget buat santai malem-malem. ini penampakan tempatnya.
DEPARK Cafe Mempawah
Nggak afdol kan kalau sekedar datang tapi nggak buat dokumentasi :) ini foto kami bertiga:
Wefie bersama penggemar TAMIYA Mempawah
Ngobrolnya tentang tamiya, dan terutama tentang kelayang (layangan). Edi panjang lebar bercerita tentang kebencian nya terhadap layangan. ditambah dengan perawakan wajahnya dalam bercerita, menambah keseruan. dan Adhmi bercerita soal gadget, Iphone 7 sampai ke soal Oppo dan Vivo yang sedang marak ikut-ikut gaya iphone katanya. Ngobrolnya asyik banget dah pokoknya, sampai nggak sadar, dua jam bersama mereka tidak terasa. jam ditangan sudah pukul 11 malam. Diakhiri dengan bersalaman kami meninggalkan tempat. Lain kali kita cari tempat baru lagi yah untuk ngobrol-ngobrol :)


Komentar